Tuesday, October 13, 2015

Tax

Hari itu saya akan pergi jalan-jalan sama suami, saya lupa mau ke mananya yang jelas sepertinya kita mau nonton film. Nge-date ceritanya ke Deira City Center. Diperjalanan, selain sambil ngobrol dan bercerita apa saja dengan suami, saya sangat suka melihat pemandangan sekitarnya yang saya lewati. Kali ini saya memperhatikan kendaraan yang ada di samping kiri kanan, depan dan belakang, yang terlewati maupun yang melewati. Oh.. begitu banyak kendaraan mewah yang saya lihat berseliweran silih berganti dengan merk-merk terkenal, bahkan mobil sport yang harganya miliaran rupiah di Jakarta, di sini sangat sering saya jumpai. Saya tergelitik untuk membahas kendaraan meskipun basicnya saya memang bukan pecinta kendaraan (hanya motor scoopy biru saya soalnya yang biasa saya pake). "Aw... so many expensive car here ya?".  Suami dengan santainya menjawab, ïf you have money anything you can buy". Saya hanya menjawab "hem.... "sambil mengedikan bahu.
Saya perhatikan lagi mobil keluaran eropa, meskipun mobil lama tapi terlihat sangat terawat, dan saat saya tanya berapa harga mobil itu, suami saya  bilang "maybe 3000 dirham". "What?"saya shock murah sekaliiiiii.

Panjang ceritanya bagaimana mobil itu bisa murah di Dubai maksudnya di UAE, ternyata disini tidak ada tax sama sekali makanya mobil-mobil lama bisa murah atau mobil baru tidak semahal di Indonesia. Jadi disini semua barang, semua makanan, tempat dan apapun tak ada pajak alias tax. Tapi negaranya sangat maju, penghasilan negaranya tidak berkurang, APBN (kalau di Indonesia) gak resah dan bingung mau dari mana, mau naikan BBM atau tidak. The point is kata laki gw karena semua pemerintahannya gak korup. Jadi kalau dikita, mau naikin harga BBM selangit pun, mau pajak apapun dikenakan, seperti pajak makan diwarteg, atau kaya kita makan lebih dari 300 ribu kena pajak, atau kita belanja di mall kena pajak, negara kita gak akan kaya dan maju selama pemerintahan dan sistemnya masih korup. 
Saya bukannya bangga dengan UAE atau Dubai, karena saya warga negara Indonesia dan tetap menjunjung Indonesia sebagai negara tercinta. Yang saya kagumi disini adalah, kalau memang para pemimpin kita seperti para pemimpin di sini, takut korupsi, dan ingin negaranya maju, kita pasti akan lebih maju. Sebenarnya kita lebih banyak cadangan minyak dari negara manapun, cadangan emas, cadangan perak, air bersih dll, semua kita punya, sayang dan membuat saya sedih pemimpin kita hanya memperkaya diri sendiri. Kalau saja... ini berandai-andai... para pemimpin kita baik, jujur dan takut dosa, negara kita akan kaya raya, dan masyarakat Indonesia tidak akan bayar pajak apapun, termasuk mamam di warteg. Semoga!!!

No comments:

Post a Comment